Jasa Service AC Panggilan Call 081 311 262 143 – 085 319 239 306

Service AC

Service AC panggilan

Service AC Panggilan Jakarta


 CV.BAROKAH TEHNIK SERVICE

Air Conditioner ( AC )
Air Conditioner atau AC, adalah mesin tata udara dimana unit evaporasi dan unit kondensasinya disimpan pada tempat terpisah.
Unit evaporasi atau indoor unit disimpan di bagian dalam ruangan, sedangkan unit kondensasi atau outdoor unit, disimpan diluar ruangan.
Indoor unit secara umum hanya berisi komponen mekanik yang di sebut evaporator.
Sedangkan outdoor unit terdiri dari komponen-komponen
mekanik : compressor, condenser, filter/strainer, flow control dan accumulator.
Indoor unit dan outdoor unit dihubungkan dengan dua buah pipa yang memiliki ukuran diameter berbeda.
Pipa berdiameter kecil dihubungkan dari outdoor unit ke indoor unit.
Pipa yang berdiameter lebih besar dihubungkan dari indoor unit ke outdoor unit.


 

Komponen Mekanik Air Conditioner ( AC )

AC, memiliki komponen-komponen mekanik yang merupakan bagian-bagian yang sangat penting, termasuk pula bagian kabinnya.
Bagian-bagian tersebut secara singkat akan diuraikan pada paragraph-paragraf dibawah ini.
Uraian ini penting bagi mereka yang akan berhubungan dengan masalah AC.
Mekanik AC terdiri dari beberapa komponen yang masing-masing dihubungkan dengan menggunakan pipa-pipa tembaga yang pada akhirnya merupakan sebuah sistem yang berkerja secara serampak (simultan).
Komponen-komponen mekanik AC yang umum digunakan adalah sebagai berikut :
A. Compressor
B. Condenser
C. Filter/Strainer
D. Flow Control
E. Evaporator
F. Pipa Refrigerant
G. Accumulator

Seluruh komponen mekanik AC tersebut disimpan atau dirakit di dalam dua bagian yaitu unit kondensasi dan unit evaporasi.


Mengatasi Gangguan ( kerusakan pada komponen AC )

Walaupun AC telah diinstalasi dengan memperhatikan dan mengikuti aturan yang telah di tetapkan, namun gangguan selalu saja tetap ada.
Cukup sulit untuk membahas gangguan yang sangat banyak dan mungkin terjadi pada setiap unit AC.
Pada paragraph berikut ini, hanya gangguan umum yang sering terjadi yang akan dibahas.
Gangguan umum yang terjadi pada AC adalah pada bagian listrik ,
Bagian mekanik dan bagian kabin.
Meskipun hanya sedikit, namun akan di coba dibahas beberapa jenis gangguan yang sering terjadi sebagian berikut :

 

Unit Air Conditioner ( AC ) tidak mau start

Penyebab gangguan ini umumnya terjadi oleh karena : sumber listrik tidak ada, sekering putus, sambungan longgar, kawat terputus atau control listrik putus.pcb control rusak di akibat kan tegangan yang tidak stabil.

Unit Air Conditioner ( AC ) Compressor mati, fan indoor unit hidup. tidak mau start

Gangguan seperti ini pada umumnya disebabkan oleh : kawat kabel terputus, thermostat rusak, capacitor rusak, motor compressor terbakar atau compressor macet daya voltase yang sangat rendah.
Unit Air Conditioner ( AC ) Compressor dan fan outdoor mati.
Hal ini dapat disebabkan oleh kawat putus, thermostat rusak dan time delay rusak,temperature ruangan sudah tercapai,posisi temperature remot pilihan menu angkanya yang terlalu besar angkanaya ,menu remot control yang salah/tidak tepat di menu pilihanya

Unit Air Conditioner ( AC ) Fan indoor unit tidak mau start

Penyebab gangguan ini adalah : kawat kabel putus, capasitor rusak, motor fan terbakar atau fan macet atau ada kerusakan pada pcb modul control

Unit Air Conditioner ( AC ) Fan outdoor unit tidak mau start

Gangguan dapat terjadi oleh karena : kawat ksbel putus, capasitor rusak, fan motor rusak atau macet pada komponen bering fan

Unit Air Conditioner ( AC ) bekerja sebentar kemudian mati

Gangguan demikian dapat disebabkan oleh : tegangan listrik rendah, refrigerant berlebih, sirip condenser kotor , motor compressor terbakar atau compressor macet atau compressor sudah amper tinggi melebihi kapasitas nya, overlut lemah.

Unit Air Conditioner ( AC ) Compressor mati – hidup

Beberapa penyebab dapat mengakibatkan compressor mati hidup.
Penyebab tersebut adalah : tegangan rendah, condenser kotor, saluran liquid menyempit kapasitor rusak,overlut lemah

Unit Air Conditioner ( AC ) Tekanan discharge tinggi

Hal ini disebabkan oleh : refrigerant berlebih, condenser kotor.
Terdapat udara atau zat yang tidak dapat mengembun didalam system, medium pendingin condenser terlalu panas.

Unit Air Conditioner ( AC ) Tekanan discharge rendah

Gangguan ini disebabkan oleh : kekurangan refrigerant , tekanan compressor kurang.

Unit Air Conditioner ( AC ) Tekanan suction tinggi.
Penyebab gangguan ini adalah : refrogeramt berlebih condenser kotor, beban pendinginan berlebih.

Unit Air Conditioner ( AC ) Tekanan suction rendah

Dari hasil pengukuran, apabila tekanan pada suction rendah hal ini disebabkan oleh : kekuran refrigerant, saluran liquid tersumbat saringan udara kotor ( pada indoor unit ) sirip evaporator, pipa kapiler tersumbat.

 

Unit Air Conditioner ( AC ) Unit bekerja tetapi kurang dingin

Gangguan terjadi oleh karena : kekurangan refrigerant, saluran liquid tersumbat, saringan udara kotor ( pada indoor unit ), sirip evaporator kotor, kekurangan udara pada sirip evaporator, pipa kapiler tersumbat, condenser kotor, terdapat udara atau zat yang tidak dapat mengembun didalam system, udara condenser tidak bebas compressor lemah, beban panas berlebih.

Unit Air Conditioner ( AC ) terlalu dingin

Gangguan yang paling menyolok terjadi sehingga menjadi penyebab gangguan ini adalah thermostat rusak.

Unit Air Conditioner ( AC ) berisik

Penyebab gangguan adalah : refrigerant berlebih, komponen di dalam compressor rusak, mur atau baud longgar, bantalan poros fan rusak, antara pipa bersentuhan. Apabila disimpulkan, gangguan yang sering terjadi adalah pada bagian mekanik, listrik dan bagian kabin pada unit AC. Untuk menguraikan cara mengatasi gangguan pada buku ini, akan terlalu banyak.
Pada bagian ini hanya diuraikan salah satu contoh saja dalam mengatasi gangguan mekanik. Apabila disimpulkan, gangguan yang sering terjadi adalah pada bagian mekanik, listrik dan bagian kabin pada unit AC. Untuk menguraikan cara mengatasi gangguan pada buku ini, akan terlalu banyak. Pada bagian ini hanya diuraikan salah satu contoh saja dalam mengatasi gangguan mekanik. Sebagai contoh mengatasi gangguan mekanik yang sering terjadi pada unit AC adalah filter atau strainer tersumbat. Gejala nyata pada gangguan ini adalah tekanan suction rendah ( tenakan mencapai vacuum ), tidak ada pendinginan dan unit bekerja terus menerus.


 

Menghitung Kebutuhan Unit Air Conditioner ( AC ) Yang Sesuai Dengan Ruangan

 

P x L x 600 =………… BTU
Atau
P x L x T x 225 =………….. Btu
Dengan ukuran standar unit AC :
6000 Btu = 0,5 PK 7000-8000 Btu ¾ PK
9000 Btu = 1 PK 12.000 Btu = 1,5PK 18.000 Btu = 2 PK

Contoh soal : luas ruangan kamar 4m x 3m dg tinggi 2,7m , AC dengan kapasitas berapa yang sesuai ???
Jawabanya : 4 x 3 x 2,7 x 225 = 7290 Btu ¾ PK


 

catatan :

Apa bila keterangan dan penjelasan di atas kurang jelas atau kurang di mengerti oleh anda dalam hal tehnik kerusakan dan perawatan serta perbaikan Air Conditoner            ( AC),SEGERA KONTAK PELAYANAN KAMI

tlp : 081311262143 / 021-9300 -3750

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *